Fenomena Burnout pada Karyawan Bank SulutGo Cabang Amurang dan Implikasinya terhadap Kinerja Kerja
Keywords:
Burnout, Kinerja Karyawan, Psikoedukasi, Perbankan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman burnout serta dampaknya terhadap kinerja karyawan di Bank SulutGo Cabang Amurang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri atas tiga karyawan tetap yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria mengalami burnout akibat tuntutan kerja tinggi, target ketat, serta jam lembur yang berlebihan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan mengalami burnout yang ditandai dengan kelelahan emosional, fisik, dan mental. Burnout berdampak pada penurunan motivasi, produktivitas, fokus kerja, serta kualitas kinerja. Faktor pemicu burnout meliputi beban kerja yang tinggi, budaya kerja yang menekankan kehadiran fisik, gaya kepemimpinan yang kurang suportif, serta keterbatasan waktu istirahat. Dampak burnout tidak hanya dirasakan dalam konteks pekerjaan, tetapi juga memengaruhi kehidupan pribadi dan relasi sosial partisipan. Intervensi psikoedukasi yang diberikan melalui lima sesi pembelajaran membantu meningkatkan pemahaman partisipan mengenai burnout, strategi pengelolaan stres, serta pentingnya praktik self-care. Partisipan juga mampu menyusun Personal Recovery Plan sebagai langkah pencegahan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa burnout berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan psikoedukasi merupakan pendekatan yang efektif dalam membantu karyawan mengelola stres kerja serta menjaga kesejahteraan psikologis di lingkungan kerja perbankan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Christiany Bella Mongkau, Markus Wibowo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




