Rendahnya Motivasi Belajar Siswa Ditinjau dari Faktor Emosional dan Sosial: Studi Kasus Berbasis Self-Determination Theory
DOI:
https://doi.org/10.70420/endunamou.v2i2.364Keywords:
Motivasi Belajar, Faktor Emosional, Faktor Sosial, Self-Determination Theory.Abstract
Motivasi belajar merupakan salah satu aspek penting dalam proses pendidikan karena berperan dalam menentukan keterlibatan, ketekunan, dan keberlangsungan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan rendahnya motivasi belajar siswa yang dipengaruhi oleh faktor emosional dan sosial serta upaya intervensi yang dilakukan melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap seorang siswa kelas X di SMA Negeri 1 Manado. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil asesmen menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa tidak disebabkan oleh keterbatasan akademik, melainkan oleh tekanan emosional berupa masalah ekonomi, tuntutan orang tua, serta lingkungan sosial dan kelas yang kurang kondusif. Analisis menggunakan Self-Determination Theory (SDT) menunjukkan bahwa kebutuhan psikologis dasar siswa, yaitu otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial, belum terpenuhi secara optimal. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan intervensi berupa konseling individual berbasis SDT yang menunjukkan perubahan positif pada kondisi emosional dan motivasi belajar siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Karmila Sahiundaleng, Astrid Lingkan Mandas (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





