Intervensi Psikoedukasi dalam Memperbaiki Konsep Diri Korban Child Grooming
Abstract
UPTD-PPA diperlukan karena masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang belum tertangani dengan baik. Menurut data layanan UPTD-PPA Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025 tanggal 24 September 2025 terdapat 161 korban yang melapor dengan 114 korban anak yang paling banyak korban kekerasan seksual termasuk kasus child grooming. Child grooming adalah proses di mana pelaku mendekati anak secara perlahan-lahan untuk membujuk agar mau melakukan aktivitas seksual. Pelaku menggunakan berbagai teknik untuk bisa mengakses dan mengendalikan korban. Laporan ini berisi tentang memperbaiki konsep diri korban child grooming, memberikan pemahaman mengenai konsep diri serta merancang intervensi untuk memperbaiki konsep diri. Pendekatan kualitatif digunakan dalam laporan ini, dengan fokus pada observasi dan wawancara terhadap subjek. Hasil laporan menunjukan subjek merasa bersalah, bodoh dan tidak berharga karena kejadian yang di alami serta di pengaruhi oleh stigma sosial terhadap kondisi yang dialami subjek. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan intervensi psikoedukasi yang memberikan informasi mengenai konsep diri dan cara subjek memandang dirinya. Psikoedukasi disampaikan melalui Booklet. Meskipun telah terlihat perubahan yang baik dari subjek namun belum dapat disimpulkan secara signifikan dalam waktu yang terbatas. Laporan ini merokemendasikan untuk dilakukan penelitian agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dan menggunakan waktu sebaik mungkin serta mengkaji lebih dalam kasus ini secara tepat sesuai metode penelitian dalam Psikologi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Graciela A. C. Sambenaung, Shanti Natalia Christie Ruata (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




